Selasa, 02 Desember 2014

Catatan Kaki: Memoar Aisha Pisarzweska- Raidah Athirah

Catatan Kaki: Memoar Aisha Pisarzweska- Raidah Athirah

Boneka Winnie The Pooh Dilarang di Polandia

Boneka Winnie The Pooh Mengkampanyekan Seksualitas Ganda dan Cara Berpakaian yang Tidak Layak

*****

Anggota Dewan di Polandia telah melarang Winnie the Pooh karena diklaim mengkampanyekan 'seksualitas ganda ', dan berpakaian' 'setengah telanjang'.

Pejabat di Tuszyn, Polandia bahkan menyerang penulis AA Milne, yang digambarkan sebagai 'pengganggu tatanan sosial'.

Kota di Polandia ini sedang mempertimbangkan maskot khusus untuk tempat bermain anak -anak menggantikan maskot Winnie The Pooh yang sudah kadung populer di masyarakat.

***
Kaget , iya.Cetar apalagi.Berita ini sebenarnya saya dapat pertama kali dari nenek Aisha lantaran sudah terlanjur membelikan Aisha boneka Winnie The Pooh dan kemarin menelpone kalau boneka ini " sudah dilarang beredar di

Polandia " .
Polandia walaupun sebagian telah menganut gaya hidup bebas namun hal-hal yang berkaitan dengan tata nilai masyarakat tidak bisa ditolerir di negara yang dijuliki negeri Sang Paulus.
Polandia juga merupakan negara dengan tiga penganut agama samawi yakni Katolik , Yahudi dan Islam yang hidup dibawah aturan hukum Polandia.
Nah , bagaimana dengan Indonesia ? 

Sebenarnya dari awal Abu Aisha juga pernah memberikan pendapat bahwa boneka ini terlihat " aneh " .Maksud aneh disini kok pakai baju tanpa bahawan dan lagi si pig " pink " terkesan menjadi binatang favorite dan lucu.Sebagai muslim tentu saja sedari kecil harus diperkenalkan hal-hal yang diharamkan oleh Islam .Asumsi Abu Aisha jika sedari kecil sudah terbiasa , sulit untuk dilepas.
So , emak-bapak yang sudah terlanjur membelikan boneka Winnie The Pooh,  sebagai muslim mari kita sensitif terhadap ini .

Biar aja mau dikata lebay , sok berlebihan yang penting aqidah anak-anak kita dilindungi dari misi penyesatan ini -_- serius film kartun emang banyak " hidden agend"

Sabtu, 22 November 2014

Halal -Haram .EGP Versus EMHK

Halal-Haram. EGP versus EMHK

Oleh : Raidah Athirah

Artikel ini saya buat untuk melanjutkan ulasan dari jurnal Pak Iwan di Worpress Kick1: Tidak Peduli Halal Atau Haram.Setelah membaca isi tulisan beliau dan juga saran ( terimah kasih Pak ). Saya akan menguraikan beberapa informasi mengenai Halal versus Haram menurut versi EGP ( Emang Gue Pikirin ) dan versi EMHK ( Emang Muslim Harus Kepikiran). Informasi yang saya tulis dibawah ini adalah contoh negara Eropa yang mendesak diberlakukan pemotongan daging halal salah satunya negeri si Abu Aisha Polandia , Denmark, dan Norwegia dan beberapa negara Eropa lainnya.Tapi saya telah memilih Polandia untuk dijadikan sampel. Karena kami memang penghuni Jablonna.:D

credit image : google 


So,kalau yang membaca mendapat informasi yang berbeda. Saya siap dikonfrontir( hahaha ngajak perang terbuka :D . Gaya Maaaak ala jagoan neon ). Tulisan saya buat setelah membaca koar- koar ( saya memakai kata ini untuk menunjuk para pen-tweet yang berkoar-koar tapi asbun untung bukan asbul ( asal bunyi loe ta tabook ! ) Hahai sadis....sadis...:D. Maaf saya tidak bisa menulis dengan gaya serius takut keburu esmosi jiwa. Jadi Enjoy The Show !

***

Dari Abu Hurairah -radhiallahu anhu- dia berkata: Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya Allah Ta’ala memerintahkan kaum mukminin dengan perintah yang juga Dia tujukan kepada para rasul, “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”[2] dan Dia juga berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.”[3] Kemudian beliau menyebutkan seseorang yang letih dalam perjalanannya, rambutnya berantakan, dan kakinya berpasir, seraya dia menengadahkan kedua tanganya ke langit dan berkata, “Wahai Rabbku, wahai Rabbku.” Padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia diberi makan dari yang haram, maka bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan.”[4] .( [2] QS. AlMukminun: 51[3] QS. Al-Baqarah: 172 [4] HR. Muslim ) .

Maka saya uraikan pengalaman ini semoga kita semua dapat bercermin ( terutama saya pribadi ) untuk tidak asbun apalagi terkait dengan hukum syari'ah . Kalau memang ku-info ( kurang informasi ) banyak baca . Jangan lupa juga ta'awudz biar nggak salah informasi diterima.


1.Halal-Haram ala EGP

Jika anda penganut aliran ini , maka siap-siap tiap hari anda makan babi dan minum alkohol kalau tinggal di Polandia.koq bisa?. Iya bisa dan biasa saja. Banyak makanan jadi yang dijual, didalamnya tertulis dengan jelas kata Wieprzowina ( babi ) belum lagi sebagian kue yang juga memakai alkohol.Jadi kalau anda seorang muslim EGP itu harus anda buang . Tenggelamkan ke dalam samudra jangan dikoar- koar apalagi dipelihara. Kalau mau cari aman beli bahan dan masak sendiri tapi sebelum itu pastikan juga elemen tambahan tidak terkontaminasi bahan-bahan makanan yang haram #eh kan EGP ini? .Itu otak sudah terkontaminasi babi dan alkohol sepertinya . Biar dijelasin sampai berbusa-busapun EGP Lenggang Kangkung. Ayat Al-Qur'an diperjelas dengan Al-Hadist pun tak mempan. Yuuk lanjut kasus!

Ini contoh kasus pertama yang saya alami karena kuper dan belum hapal dan sampai sekarang pun belum lancar bahasa Polandia. Saya beli kue coklat dan sarden yang saya pikir ikan sarden ( ini mikir ya , gimana jadinya kalau tidak mikir dan cuma asal comot?).Tiba di rumah saya letakkan di dapur . Saat Abu Aisha datang dia check belanjaan saya. Sekalian ditaruh di kulkas. Nah kebetulan di lapar, maka sarden isi babi itu berpindah ke tangan si abang yang sedang kelaparan.Alhamdulillah karena sudah menjadi kebiasaan setiap makanan kaleng yang dibeli pasti di check dulu komposisinya. Ikan sarden ini juga tidak tiap hari . Kadang- kadang saja kalau sedang kumat penyakit malas para anggota keluarga terutama saya sang koki ogah- ogahan.Maka, jalan buntunya adalah beli makanan jadi. Tapi ini kan Polandia bukan Indonesia yang memiliki surga warteg atau tempat- tempat makan yang enak tapi tidak tahu juga halal atau tidak.Itu urusan dalam negeri berbudaya timur. Yang sedang tinggal di barat hanya bisa menonton atau membaca berita.

Kasus kedua dan juga merupakan kasus yang sedang dihadapi oleh seluruh muslim di Polandia dan juga beberapa negara Eropa. Karena saya tidak memiliki banyak informasi terkait negara Eropa lain dan cuma membaca berita. Maka, saya akan mengkerucutkan saja di Polandia didasarkan pada pengalaman nyata yang kami hadapi sampai sekarang. Tidak berani koar- koar kalau cuma katanya begitu, katanya seperti itu. Maaf saya semenjak ditraining sekaligus diceramahin Abu Aisha perihal lebih jeli membaca berita, sekarang lebih tercerahkan dan alhamdulillah tidak asbun tapi benar anggota Nidebul ( Nikah Dengan Bule ) . Bukan Ninja Hatori ya. Mengenai niqab dan ninja hatori nanti kapan-kapan saja saya cerita.



Kasus kedua ini mengenai daging halal dan pelarangan kepada umat beragama ( di Polandia juga banyak umat Yahudi) yang menyembeli hewan dengan cara masing- masing. Jadi maunya pemerintah disini kalau menyembelih hewan itu tidak usah lah bawa nama agama. Karena pelarangan ini ,banyak berdampak kepada para brothers yang pekerjaan sehari- hari menyembelih hewan secara syar'iat Islam dan kemudian menyalurkan ke toko- toko Arab dan juga rumah makan kebab. Untuk lebih detail mengenai pendistribusian saya tidak terlalu tahu.

Kalau memang anda termasuk penganut EGP sejati, tidak mungkin anda sampai berfikir ke level teori konspirasi. Kan yang di dalam pikiran dan hati yang penting kenyang ini EGP lah.Mau halal- haram pokoknya tak mau tahu menahu hantam makan saja. Saya tidak akan menilai anda karena anda pasti bilang itu urusan anda dengan Tuhan. Tuhan yang mana dulu? Kalau tuhan tuh hantu alias bayang- bayang menakutkan. Saya juga EGP kita satu aliran tapi maaf tidak seperguruan.

Sebenarnya saya juga tidak tahu menahu kenapa tiba- tiba terjadi pelarangan oleh pemerintah setempat.Padahal masyarakat lokal saja suka kalau hewan disembelih secara Islam walaupun tidak sampai pada tingkat protes di Warsawa .Ada juga isu bahwa ini untuk mengurangi tingkat masuknya imigran muslim salah satunya nunjuk muka sendiri. Tapi ini kan cuma isu alias kabar angin-anginan. Alhamdulillah Polandia bukan Indonesia yang hampir sebagian anggota masyarakatnya cepat sekali percaya kabar angin ini. Bisa-bisa pemerintah Indonesia kalang kabut karena meningkatnya permintaan ekspor Antangin Pancen Oye untuk masyarakat Polandia yang banyak masuk angin. Ah saudara jangan mau dikibulin oleh angan-angan saya !.

Maka , Abu Aisha sebagai kepala rumah tangga memang bertugas hukumnya wajib menyediakan nafkah daging halal. Karena peraturan ini maka stok daging halal di toko Arab di Warsawa mengalami defisit menipis, kekurangan Mas bro alias lebih banyak jumlah permintaan dibandingkan persediaan.Mau tidak mau Abu Aisha harus turun tangan untuk menjadi tukang jagal kalau mau makan daging. Kalau saya pemakan segala. Aya makan tidak ada aya makan uya ( garam ). Tidak dibuat pusing. Tapi tetap pusing karena sang juragan mau makan daging halal. Jadi kalau saya pakai aliran EGP bisa- bisa rumah tangga saya hancur.

Bukan hanya itu beberapa brother yang Abu Aisha kenal pun mengalami kesulitan ekonomi karena memang ini pekerjaan mereka. Setelah pelarangan itu, tempat pemotongan daging halal tutup sementara. Sampai saat ini pun tetap tutup :(. Karena pelarangan ini juga banyak beberapa brother yang menikah dengan wanita asli Polandia ingin berpindah atau kembali ke negaranya. Ah kalau anda yang aliran EGP kan mana mau mikir masalah saudara seiman. EGP yang penting gue kenyang, aman , tentram , dan ujung- ujungnya kalau mati tuh sendirian aja jalan ke kuburan loe. EGP lah pokoknya gue juga. Emang Gue Pikirin kalau loe mati sono!.Aman......aman.....EGP ini alirannya.

Saya sendiri sampai saat ini masih tidak berani menerima makanan dari tetangga ( tidak ada juga tetangga yang kasih makanan :D) . Hahai kita memang sebelas duabelas. Mereka takut sama saya saya takut sama makanan mereka. Jangan- jangan ini sup daging babi lagi. Atau mungkin mereka pikir saya termasuk anggota jaringan Al- Qaidah ( ini mah kata yang dihapal mertua kalau diskusi sama Abu Aisha ) . Kalau memakai aliran EGP sikat saja. Makan. Tapi alhamdulillah kerudung saya ini sebagai tanda Allah menyelamatkan kami dari makanan haram . Selama hamil juga muntah- muntah di rumah sakit cara Allah menyelamatkan saya dari makanan daging- daging yang tidak halal. Anda pasti bertanya " kan bisa bilang kalau kamu muslim". Ini Polandia negara Eropa dengan jumlah muslim yang sangat sedikit dibandingkan negara Eropa lain. Jadi jangan berdebat dengan saya masalah ini karena pasti anda saya bully ( hahaha gaya mengancam).

Lantas bagaimana sekarang masalah daging halal?. EGP lah potong hewan sendiri- sendiri. Saya mau membahas dulu teori konspirasi perda-daging halal dengan Abu Aisha. Anda jangan ikut campur. Thats my business ( bacanya gini ,dets mai bus artinya bus saya sudah mati ). Ha! , apa hubungannya dengan bus?. EGP lah mau asbun, asbul , nidebul suka -suka gue dong yang nulis!.Hahai .Sombong bangat Mbak e.

B. Halal -Haram ala EMHK ( Emang Muslim Harus Kepikiran)

Saya saat masih di Indonesia juga termasuk dalam kelompok ABG ( Angkatan Babe Gue ) yang peduli sih tapi lebih banyak labilnya. Apalagi jaman mahasiswa labil dan galau itu sudah makanan hari-hari, macam indomie. Tiap hari tanpa indomie . Hahaha buka kartu . Istilah mahasiswa kalau ada undangan kondangan atau libur pulang kampung"ayo saatnya perbaikan gizi! ".

Tapi saya tidak akan membahas sehat-tidak sehatnya makan indomie.Ini berkaitan dengan kasus ala EMHK. Sejak tinggal di Polandia Abu Aisha selalu mengajari saya bagaimana membaca komposisi makanan dalam bahasa Polandia tak lupa pula Abu Aisha memberi saya secarik kertas yang dia dapat dari Norwegia perihal petunjuk kode zat additif yang haram ditambahkan ke dalam makanan.Ini jelas konspirasi saya dan Abu Aisha dan muslim lainnya di Polandia.Kami muslim. Dan sebagai muslim kami memang harus memikirkan halal- haram kami.

Untuk apa selama ini kami sholat, bersedekah kalau semua akhirnya sia- sia?. Maka kami dengan bangga memberitahukan bahwa kami ini penganut EMHK.Bayangin aja Mbak Mas bro kalau sudah susah- susah mempersiapkan diri bertemu bos, keluarga atau calon suami/ maupun istri tapi ujung-ujungnya ketinggalan pesawat atau kereta. Ini mending dunia. Tapi kalau rugi dunia akhirat bagaimana?.Allah Tuhan Semesta Alam tidak ridho. Doa-doa kami tidak didengar. Anda kalau diacuhkan oleh yang dicintaipun pasti sedih- merana Sungguh kami tak sanggup hidup. Mau lari kemana semuanya bumi Allah. Udara ( nikmat luar biasa) yang kita hirup semuanya milik Allah Tuhan Yang Pencipta.Jadi tidak mungkin dan semoga Allah melindungi kita dari EGP macam ini( cinta dunia halal-haram bukan urusan gue ).

Kasus yang terjadi : Abu Aisha setelah sholat jum' at berakhir menyempatkan diri singgah di toko Asia untuk membeli beras dan bahan makanan lainnya. Maka karena di toko itu tidak menjual indomie , dengan rasa lapar Abu Aisha membawa pulang beberapa indomie produk Jepang dan Thailand ada juga yang Vietnam. Amir bangat Bang!. Nggak apa- apa buat nyetok gituh pikirnya.Pesan moral : katakan pada suami anda kalau sedang lapar makan dulu ( masakan juga tak ada hehe ) untuk tidak pergi berbelanja dalam keadaan kelaparan bisa-bisa semua isi toko dibawa pulang.Hahaha.Hidup Istri-istri!.Yang belum nikah buruan supaya bisa mengalami drama Kumbara ! # Eh drama Rumah Tangga lah.Cieee..... Cieeee.

Akhirnya saya pun ikut tergoda ( emang sudah tergoda dari awal saat dengar Abu Aisha beli mie instan). Karena sudah menjadi kebiasan saya pun ikut- ikutan mengecek komposisi para mie yang dibeli itu. Dan akhirnya kami memang kepikiran dan tidak jadi makan karena ternyata setelah dikonfirmasi dan dkonfrontir dengan data kami. Mie ini 100% mengandung babi.Astagfirullah hari apa ini?. Allah memang Tuhan Yang Maha Melindungi.Kalau jurus EGP yang kami pakai . Maka dipastikan kami sekeluarga makan babi.Aisha bayi yang lagi menyusu pun pasti ikut-ikutan makan babi. Maka sebagai muslim dimana hati iman itu?. Sudah benar-benar tertutupi kah karena urusan perut?.

Dengan alasan inilah mengapa sampai saat ini muslim di Polandia masih terus berjuang dan berdoa semoga saja secepatnya kasus label daging halal ini dituntaskan. Ini masalah identitas Bung!. Kami muslim . Kami harus makan yang halal. Biar pikiran jernih, murni berlandaskan Iman dan Islamdan tidak terkontaminasi atau hanyut dimakan penyakit cinta dunia dan aliran pemikiran EGP yang sungguh sesat. Apalagi hanya selangkah memikirkan selangkangan.Hidup kok cuma perut dan selangkah toh yang dipikirkan !. Maju selangkah lebih maju dong!. Sekali-kali mau lah diajak memikirkan teori konspirasi doraemon vs spiderman mana yang lebih keren?. Atau memikirkan ala detektif conan ( ini mah saya penggila komik ini jaman kuliah , sekarang sudah beralih ke komik hidup Maaak).

Kalau anda yang di timur berkoar- koar bahwa " tuh yang dibarat sana sudah kebulan , kita masih mikirin halal - haram" . Sini loe diceramahin Abu Aisha sekalian di bom sampai kuping loe terbakar ( hahaha kapan lagi anda diceramahin ustad bule?.uhuk....uhuk ngaku-ngaku ustad .modal dikit dong Bang! . Iya ini lagi kuliah dan bermesraan dengan kitab-kitab tafsir ( kalau saya sama Aisha saat ini hanya sebagai pemandu sorak menyemangati Abu Aisha ) . Abu Aisha ini kalau mendengar ada yang cuma asbun bisa dikomentarin dari mulai duduk sampai tak jadi makan. Asap duluan dikepala . Jangan dipikirin ini urusan drama rumah tangga kami.Saya kalau mau kedatangan bulan, kepikiran terus ini bumbu masakan ada label halal tidak?. Jadi masyarakat muslim yang di barat ini kepikiran terus mengenai label halal. Masyarakat yang non-muslim pun setali tiga uang.

Beberapa peternak hewan di Polandia baik sapi , kambing domba, serta unggas ,menunggu secepatnya masalah ini diselesaikan. Bisa rugi bandar Pak!. Kalau ketahuan menyembelih hewan dengan cara agama aturannya kena mandat ( denda begitu namanya di Polandia).Kurang lebih 300zloty ( anda ubah saja ya ke Rupiah ):D biar tambah pintar mengenai kurs mata uang asing. Jangan asbun doang bicara tentang ke bulan. Yang ada anda jadi bulan- bulanan. Lain kali tuh mikir Mbak e Mas bro kalau mau koar- koar itu faktanya yang update. Maaf para pembaca saya lagi esmosi( mau minum es dulu , biar adem sekalian ta'awudz).

Kalau untuk di Norwegia saya cuma mau bilang disini surganya kebebasan yang berlogika. Jumlah muslimnya banyak alhasil banyak juga toko Arab yang menjamur. Salah satunya toko Palestina yang suka dikerubuti baik lokal maupun imigran. Informasi lengkapnya bisa ditanyakan kepada keluarga Indonesia yang lebih dulu di Haugesund Norwegia. Kalau saya ini masih memegang status pendatang baru yang sudah diakui secara hukum oleh pemerintah Norwegia untuk masa tinggal 5 tahun.Jadi masih belum berani berkoar- koar lebih lebar . Tapi yang saya perhatikan label halal juga menjadi perhatian serius setelah kasus tercampurnya daging halal dan daging haram ( babi dan daging kuda) . Kok bisa?. Jangan tanya saya. Saya tidak tahu nanti coba saya konfirmasikan kepada para senior. :D. Saya hanya mendengar bahwa ini adalah kecurangan dan sedang dalam masa penyelidikan. Tapi tindakan preventif sudah dilakukan pemerintah Norwegia untuk tidak menerima impor daging dari negara lain.

Nb:

A. Tolong pikirkan dengan baik aliran mana yang mau anda pilih. EGP atau EMHK. Satu lagi informasi . Sebagi muslim banyak pemikiran- pemikiran hebat yang telah menyumbangkan ilmu pengetahuan kepada barat agar tidak karatan. Silahkan anda cari referensi yang banyak bertebaran di internet.Jadi mulai sekarang cobalah untuk berfikir. Meminjam lisan Abu Aisha " use your little brain ". Hahaha. Baiklah Abaaaang.

B.Cerita diatas murni karangan saya kalau ada yang kurang percaya bisa Google lebih lanjut. Tapi maaf anda harus menerjemahkan dari bahasa Polandia ke bahasa Indonesia. Siaaaaap?

C. Pesan moral diatas bisa anda ambil bisa juga tidak .Silahkan anda pilih EGP atau EMHK. Emang apa hubungannya Mbak?. Jangan asbun dong!. Hahai.

D. Untuk informasi lebih lanjut untuk negara Eropa lainnya bisa anda adakan konferensi inbox dengan saudara-saudari yang bertebaran di bumi Allah di negara Eropa. Kalau belum dibalas. Tolong jangan berkecil hati. Indonesia dan Eropa beda waktu. Jadi kemungkinan beda aktivitas. Kalau inbox ke saya. Maaf bukan sok sibuk tapi memang riweh alias rame kalau Aisha sudah bangun. Jadi mustahil saya menyentuh keyboard . Bisa perang Mamamia. Hehehe.

E. Saya berpesan kepada diri saya sendiri bahwa sepanjang hayat masih di kandung badan maka saya dan keluarga memegang teguh aliran EMHK. Kalau pilihan ? urusan anda yang penting sudah saya sampaikan . Asal jangan suka asbun, tulisan koar-koarnya di edit lagi. Biar tidak di bully. Ini pertanyaannya siapa dibully dan siapa mem-bully?. Saya mau belajar lagi Subjeck, Objeck , dan Predikat tapi tidak ada tambahan abang Jeck . Ini mah akal-akalan saya.Haha

F. Aliran EGP di dalam negeri yang sudah kebablasan yang menjadi bentuk kebebasan menyampaikan pendapat harus ditindak lanjuti. Bila perlu dikaji lagi. Kalau ngomong itu mikir toh , jangan asbun tong kosong nyaring bunyinya( ayo kita tabooook rebana:D).Itu memang hak anda berkoar-koar.Dan hak siapa saja untuk membela diri. Anda siap dibilangin muka loe jerawat, komedo berhamburan, body seperti buntelan, suara persis burung gagak , IQ jongkok , EQ labil dan masih banyak lainnya.EGP lah ini tulisan saya ( tapi saya pribadi memilih tidak mem-bully anda). Terimalah kutukan masyarakat. Nenek sihir kali Mbak. Nggak kali ini Kakek Sihir.Takuuuuuut. Itu mah sinetron indonesia . Hahaha.

G.Kalau ada yang bilang saya SARA. Mata anda benar-benar baru bangun tidur. Saya ini bukan artis Sara (h) Azhari . Saya Raidah Athirah aka Ummu Aisha. Siap-siaplah anda di somasi sebagai bentuk pencemaran nama baik.Siaaaaap?. 1 2 3 . Lariiiiiiii. Olahraga ( untuk saya).

H.Saran saya mulai dari sekarang belajar lagi tata cara pemotongan hewan halal sebelum anda belajar ke bulan apalagi mau jadi bintang.sah-sah saja.Asal ingat status EMHK. Suka- suka saya dong Mbak!. Ok saya juga EGP loe mau jadi binatang peliharaan, hewan ternak , burung unggas terserah. Capeeek berhadapan sama manusia kagak nyambung . Hehehe. Ini saya sama Abu Aisha kalau lagi adu argumen nggak nyambung wong saya pake bahasa Indonesia, dia pakai bahasa Polandia. Aisha hanya pendengar sambil tertawa riang :D.

I. Hal-hal yang belum saya koar-koarkan # eh tulis akan saya pikirkan lagi. Kalau ada non- muslim yang baca tulisan saya saya hanya bisa mengutip" untukmu agamamu, untukku agamaku".Salam perdamaian. :D

Selasa, 04 November 2014

Tips Melindungi Anak-anak dari Kejahatan

" Saya Tidak Menerima Makanan dari Orang Asing "

Jika dibahasakan begitu kira-kira terjemahan bebas ucapan seorang anak Norwegia yang berumur 7 tahun yang saya temui di taman Bakarøy .Pasalnya saya menawarkan kue sejenis biskuit yang biasa saya bawa untuk Aisha kalau lagi bermain di taman .

Ini bukan kali pertama saya mendapat respon seperti ini.Sewaktu di Polandia tak kurang ada beberapa anak yang juga memberi respon yang sama padahal kami masih satu kompleks tempat tinggal di Ulica Akademyna di Jablonna.

Saya menawarkan makanan ke mereka karena mereka memandang penuh tanya.Sedangkan anak Norwegia ini karena ia terus-terusan memandang Aisha yang lagi serius menguyah biskuit setelah kelelahan ber-akrobatik ria di taman 

Beberapa hari kemudian saya bertanya kepada suami ( red Abu Aisha ) apakah ini budaya di Eropa .Abu Aisha hanya bilang bahwa itu salah satu cara melindungi anak-anak dari kejahatan .Banyak pelaku kejahatan mendekati anak-anak melalui makanan dan beberapa mainan .Logikanya khan sederhana , bagaimana kita menerima makanan dari orang yang kita tidak kenal.Tentu saja kita menolak tapi belum tentu untuk anak-anak .Iya juga , ya !  ( parno  duluan )

Taman Bakaroy tempat bermain 


Umumnya anak-anak suka bermain di luar .Tidak mungkin diawasi 24 jam kecuali anak kecil yang perlu ditemani.Dari sini saya jadi mengingat ajaran Rasul kita yang mulia tentang memohon perlindungan Allah Swt dari berbagai kejahatan .Apalagi di zaman yang penuh fitnah , maraknya penculikan , pembunuhuan dan pemerko**an dan banyaknya pemberitaan tentang aksi kejahatan yang menimpa anak-anak , sudah pasti selain membekali dengan ikhtiar kita juga tidak lupa memohon perlindungan kepada Allah Swt , Tuhan Yang Maha Melindungi .

“A'udzubikalimaatillahit taammaati min syarrimaa khalaqa (3x)”
(Aku berlindung pada kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya) 3x
“Diceritakan dari sahabat Abu Huroiroh Radhiyallahu`anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca kalimat : A'udzubikalimaatillahit taammaati min syarrimaa khalaqa, “Aku berlindung dengan kalimat yang Maha Sempurna, dari kejahatan makhluk yang Ia ciptakan 3x”. Maka tidak ada sesuatu apapun keburukan yang menimpamu.” (HR. Muslim dan Ibnu Suni).

Sebagai orang dewasa kita sudah bisa menghapalnya sedangkan anak-anak mungkin sebagian belum bisa , sehingga kewajiban kita membacakan doa ini untuk anak-anak kita .

Memang sih seakan jadi dilema tersendiri mengajarkan anak untuk berprasangka tapi di zaman banyak kejahatan kayak gini  -_-, saya pribadi lebih memilih ikhtiar tetap yakin bahwa Allah Swt yang maha melindungi .
Saya seorang ibu muda yang pernah mengalami Baby Blues sampai Depression dan sendirian tinggal di Jablonna .Do'a ini yang terus saya ulang-ulang .Mohon perlindungan Allah dari kejahatan dan bisikan syaitan .Namanya hidup dimanapun ada yang namanya kejahatan .Ada orang baik .Ada pula orang tidak baik .
Wallahualam

Kamis, 02 Oktober 2014

Kisah Tiga Syarat yang Harus Dimiliki oleh Orang yang Suka Berbohong

" Kisah Tiga Syarat yang Harus Dimiliki oleh Orang yang Suka Berbohong "
****
Beberapa hari yang lalu saya dan Abu Aisha berdiskusi terkait salah satu buku karya Dr.Abu Ameenah Bilal Philip tentang The Evolution of Fiqh lantas entah bagaimana saya mengingat Bab Fiqh mengenai shalat jenazah .Bertanyalah saya terkait hal ini terutama bagaimana penganut muslim di Polandia terutama muslim Tatar sebelumnya diperlakukan saat meninggal .Apakah dilaksanakan shalat jenazah atau tidak ? , mengingat Abu Aisha banyak membaca sejarah muslim Tatar saya pikir beliau akan memberikan jawaban memuaskan.
Saya : " Bang...itu muslim Tatar yang meninggal dishalatkan juga ? .Waktu saya nonton di Youtube kok hanya diperlihatkan pemakamannya saja.
Abu Aisha : " Ya enggak tahu " Jawaban singkat bikin bete 
Saya : " Masa Abang nggak tahu ? Abang khan sudah banyak baca sejarah Tatar ." Nanya tapi maksa minta dijawab 
Abu Aisha : " Ya enggak tahu , masak mau maksa bilang tahu hanya gegara kamu yang nanya . "
Saya :  bete tingkat tinggi
Abu Aisha : " Kalau kita nggak tahu tidak perlu kita sampai berbohong hanya untuk -menyenangkan orang lain " Sambil liat muka bete saya yang lagi nyuapin Aisha
Saya : " Ogut khan bukan orang lain Bang ! 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sampai disini saya jadi ingat review buku karya Irfan Hamka tentang bagaimana sosok Buya Hamka menerangkan tentang ini orang yang suka berbohong.Dan memang realita di masyarakat seperti ini .Alhamdulillah saya bersyukur nilai-nilai ini dipegang teguh suami dan keluarga .Dan saya jadi malu sendiri mengingat seringkali karena " malu hati " dengan pandangan orang lain terlalu memaksakan sampai harus berbohong hanya untuk menyenangkan orang lain.


Gadis-gadis Tatar Polandia 

Berikut sedikit review dari buku " Ayah.....Kisah Buya Hamka "
Ada tiga syarat yang harus dimiliki oleh orang yang suka berbohong.

Pertama, orang itu harus memiliki mental baja, berani, tegas, dan tidak ragu-ragu untuk berbohong. Jangan seperti kamu tadi.
Kedua, tidak pelupa akan kebohongan yang diucapkannya.
Ketiga, harus menyiapkan bahan-bahan perkataan bohong untuk melindungi kebenaran bohongnya yang pertama.


Kover Buku Ayah....Kisah Buya Hamka

Contoh, ada seorang teman bertanya kepada temannya
, ‘Tadi hari Jum’at shalat di mana?’ Si teman yang ditanya sebenarnya tidak ikut shalat berjamaah Jum’at, namun karena malu, dia berbohong, lalu menjawab, ‘Di Masjid Agung’.
Si teman yang bertanya kembali bertanya, ‘Di lantai mana kau shalat?’ Yang ditanya kembali menjawab, ‘Di lantai bawah’. Bertambah lagi bohongnya. ‘Saya juga di lantai bawah, kok. Tidak,bertemu?’ Dengan mantap yang ditanya menjawab, ’Saya di saf paling belakang’. Coba kau hitung, Irfan! Untuk melindungi bohongnya, berapa kali dia menambah bohong agar temannya percaya bahwa dia memang shalat di Masjid Agung? Mengerti kau, Irfan, akan cerita Ayah ini?”
–Halaman 10 dari buku Ayah ....Kisah Buya Hamka

Sabtu, 27 September 2014

Poligami antara Kemampuan dan Kemauan


Pembahasan ini akhirnya terjadi juga .Abu Aisha punya langganan potong rambut selama tinggal di Haugesund .Langganannya adalah salah satu brother asal Kurdi yang memiliki salon ' Frisor ' .

Abu Aisha mengukur batas , mensyukuri kehidupan 


Brother ini baru kembali dari kampung halamannya setelah menikah dengan sister asal Suriah padahal dari keterangan sebelumnya beliau bilang sudah punya istri dan anak .Diskusi punya diskusi , Abu Aisha akhirnya mendapatkan titik terang bahwa brother ini diminta orang tuanya untuk kembali ke kampung halaman untuk pernikahan lebih tepatnya poligami.Suatu bakti yang luar biasa ! .Salut untuk keikhlasan sang istri !

Itulah mengapa beliau tidak terlihat di Haugesund hampir 3 bulan lamanya . Dari celoteh beliau juga saya kemudian tahu bahwa ternyata mahar gadis-gadis Suriah sebelum perang terbilang tinggi.Namun kini, banyak kisah pilu menyanyat hati.

Satu kalimat yang keluar dari brother ini adalah semoga banyak yang mau melakukan Poligami terutama menikahi sister -sister dari daerah perang . Sampai disini saya menelan ludah ( mahu dibawah kemana arah pembicaraan ini ) hihhihi curiga tingkat tinggi.

Akhirnya terlibatlah kami berdua dalam dialog penuh kehati-hatian ( hati-hati salah ucap bisa buat hati panas dingin )  :D 



Abu Aisha : " Sepakat sekali kalau banyak brother yang berpikiran seperti itu ." Mulai menampakan semangat

Saya ( sambil mengernyitkan jidat ) : " Poligami maksudnya ? "

Pura-pura nggak ngerti padahal mah udah nangkap sinyal dengan memori 2 GB hahaha.
Abu Aisha : " Iya ,khan ini lagi kita diskusikan " Sambil senyum-senyum tumpul

Saya : " Poligami itu khan pilihan Bang .Niatnya juga harus benar-benar ... " dan seperti biasa serangkain argumentasi bla...bla ala debat angin 

. " Emang Abang punya niat mau poligami ? " nanya tapi hati ketar -ketir 

Abu Aisha : " Ainna , hukumnya dalam Al-Qur'an sudah jelas , tidak usah argumentasi panjang lebar " .Biasa ciri khas beliau yang to the point 

Saya :  "  Ampyuun ,ogut khan hanya menyampaikan pendapat karena pada praktiknya banyak tuh yang tidak sesuai ." ^_^
Dalam hati mulai membara hihihi biasa sebagai perempuan tentu saya sensitif , tapi sebagai muslimah saya harus mengakui ucapan Abu Aisha .

Abu Aisha : " Karena sudah jelas hukumnya jadi tinggal tanya , punya kemampuan baik materi maupun non materi tidak ? . Kalau jelas tak mampu sudah seharusnya tidak perlu mengutarakan Kemahuan , apalagi sebut-sebut nama Kema****** . sensooor :P

Saya : " Berarti Abang tidak mampu khan ? 

Abu Aisha : " Bukan tidak mampu tapi belum mampu ." Diikuti senyum lebar dan suara Hahahaha

Saya : Wkwkwkw * hati gelisah * 
Seharusnya kita jernih memandang hukum syariat , karena Allah yang Maha Mengetahui kebutuhan makhlukNya

Sekian cerita dari kota kecil Haugesund , Norwegia
Wassalam

Jumat, 19 September 2014

BERAPA HARGA ANAK KITA? "

Repost

Sebuah Renungan untuk saya , untuk semua orang tua 
***

Berapa harga anakmu? Bingung pasti
Karena nilai anak tak bisa diukur dengan materi, tak ternilai !
Tapi benarkah anak itu tak ternilai?
Kadang atau mungkin seringkali anak bernilai sangat rendah di mata orangtua..
Kadang dia lebih rendah dari sebuah guci kristal.
Ketika guci itu pecah tanpa sengaja, maka rasa marah kemudian memecahkan perasaan anak, merendahkan nilai anak.

Guci lebih berharga saat itu..!
Kadang dia lebih rendah nilainya dari sebuah mangkok atau piring..
Yang jika pecah, suara kemudian meninggi memecahkan hati sang anak..
Atau lebih rendah dari semangkok sayur yang tertumpah, karena tangan kecilnya berusaha membantu ibu di dapur.

Mata yang melotot terasa lebih pantas walaupun harus menumpahkan air mata sang anak...!
Atau lebih rendah dari sebuah mobil baru yang jika tergores, maka goresannya dianggap lebih berbahaya ketimbang goresan luka di hati sang anak...
Kadang anak jg lebih rendah nilainya dibanding facebook atau pertandingan bola, sehingga lebih banyak waktu dan keseriusan yang dihabiskan untuk facebook dan nonton bola ketimbang mendengarkan cerita anaknya di sekolah..

Kadang anak lebih rendah nilainya dari handphone..
"Enggak boleh nanti rusak...! "
kekhawatiran HP rusak lebih besar dibanding kekhawatiran rusaknya perasaan sang anak.

****
Berapa nilai anak bagi kita?Adalah sejauh keikhlasan kita menahan diri hingga tidak merusak hatinya....Adalah sejauh kemampuan kita menempatkan harga dirinya jauh diatas benda-benda mati yang kita miliki...Benda itu tidak akan menolong kita di Yaumil Akhir..!


Aisha lagi sibuk bermain pasir di taman Bakaroy 


Sementara anak, adalah investasi kita dihadapan Allah.
Dia yg akan memperpanjang usia historis kita dengan doa dan amal sholih yang kita ajarkan dan dia melakukannya..

Ya Allah...jika ada keburukan akhlak kami ketika membesarkannya...
hilangkanlah dari ingatan anak-anak kami
hilangkan jejak2 keburukan dari tangan, mata atau mulut kami.
Kami hanya penitipan, sesungguhnya Engkau akan mengambil titipanMu.

Anak-anak SD menyeberang jembatan kehidupan .Cermin sebuah realita sosial :( di Indonesia 

Nb: yang belum nikah jug bisa mengambil hikmah. Barokallahu fiikum
Abu Yusuf Marzuki Al-Kotabumiy

Diambil dari : WA Forum Berbagi Faidah
Nb foto 2 : Anak-anak yang sedang berjuang untuk pendidikan

Bule juga Manusia , Makan Nasi , Minum Air

 Bule juga Manusia , Makan Nasi , Minum Air "

Sampai sekarang fenomena memandang bule banyak melahirkan berbagai opini .Dan tanpa sengaja saya terdampar ( tersesat ) ke salah satu judul Yahoo yang bombastis abiissss.

" Cewek Indonesia merasa keren dapat bule, padahal 'reject-an' " .

Saya hanya mau bilang .Semua manusia itu Gagah ( kereeeen) sampai perilakunya membuat dia jadi " reject-an" .

Perempuan Indonesia dan khususnya Muslimah Indonesia yang dapat ( dinikahi) Bule itu memang Kereeeeen .Mohon maaf bukan narsis tapi realistis .

Sebagian besar mereka adalah perempuan-perempuan terdidik.Alhamdulillah .Intinya semua manusia dimana saja sama memilih pasangan /calon suami sesuai dengan latar belakang atau cita-cita yang sama.Saya dan suami tidak pernah bertemu sebelumnya.Proses perkenalan sampai menikah hanya 3 bulan.Pertemuan pertama kami ya pas hari nikah ^_^.Masha Allah grogi-grogi gimana gituh :D

Kami muslim dan kami berumah tangga dengan niat  karena Allah yakni membentuk keluarga muslim.Fenomena " cewek-cewek Bule Hunter " memang ada tapi mereka adalah contoh lain yang harus ditulis terpisah .Karena bagaimanapun kata ini telah memiliki konotasi sendiri di masyarakat.

Tidak ada salahnya menggunakan Dating Site mengingat dunia sudah sangat modern tetapi tetap prinsip berhati-hati berhubungan dengan orang luar harus tetap ada ( istilahnya logikanya dipake ) :D .Seperti fenomena di Polandia hampir sebagain besar sister ( perempuan Polandia yang masuk Islam )  bahkan menggunakan Dating Site dan Media Sosial untuk mencari calon suami.Hampir semua  muslimah Polandia menikah dengan laki-laki Muslim dari luar Polandia.

Menikah baik Bule maupun Pakle :D semuanya tergantung pribadi masing-masing.Punya tujuan masing-masing.Sebagai muslimah , i just wanna say " Alhamdulillah I'm Marrying Muslim man , not Marrying Bule " .
Pernikahan antar bangsa juga memperkuat rasa menghormati kita kepada tanah air.
Alhamdulillah perjalanan kami , saya tuangkan dalam buku " Memoar Aisha Pisarzewska , Putri Sang Perantau " 
Ini bukan merasa tapi sudah rasa .

‪#‎Rasa‬ keren sudah teruji hidup berbeda budaya alias shock culture.
#Rasa sabar dipandang sebagai perempuan " nggak baik " padahal aslinya " banyak perempuan baik-baik " Alhamdulillah
#Rasa salut ke semua perempuan Indonesia yang dinikahi bule ( banyak dari mereka adalah perempuan terdidik, muslimah kuat , dan teruji dengan semua keribetan menikah antar bangsa)
#Rasa sadar bahwa manusia dimana saja adalah sama.Ada yang baik , ada yang buruk .Bule juga manusia, suka makan nasi , dan minum air Hihihi 
#Rasa menghargai bule itu wajar .Rasa mengagumi berlebihan kepada Bule sudah tak wajar .Perlu disadarkan kalau tidak yooo wish hajaaaar hihihihi diajarin Giih
#Rasa dilecehkan itu biasa.Anggap saja naik tingkat menjadi lebih baik dari yang melecehkan .

Alhamdulillah bersama di Norwegia ^_^


Abu Aisha aka Mas Gagah dari Polandia juga makan nasi biryani ( maaf pesan sponsor ) .
Mari kita support ‪#‎KMGPTheMovie‬

Senin, 08 September 2014

Buku KMGP , Anak Pengungsi , dan Jilbab

" Anak Pengungsi , Jilbab dan Buku " Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali " 

Tahun 1999 , saya dan keluarga mengungsi ke Ternate pasca konflik Maluku .Di Ternate juga tanpa sengaja saya dipertemukan dengan buku-buku Bunda Helvy Tiana Rosa (HTR) .

Saya ikut ibu saya jualan di pasar Gamalama .Masjid terapung Al-Munawarah masih belum dibangun.Di sebelah tempat jualan ada kiost buku dan jual majalah.Saat itu saya belum berjilbab ( berkerudung maupun memakai abaya ) .Saya lihat ada Tarbawi, Sabili , dan juga Annida .Mata saya nggak bisa lepas dari kover majalah Annida.

Di rak-rak buku juga ada buku-buku karya Bunda Helvy Tiana Rosa dan Mbak Asma Nadia , Afifah Afra , Jazimah Al-Muhyi , Sakti Wibowo , Sinta Yudisua.Saya hanya ingat waktu itu sering beli majalah Annida edisi lama karena edisi baru lebih mahal .Sampai Mas yang jualan itu hapal sekali muka saya  hehehe .

Setelah dari Annida saya ketemu sama cerita " Ketika Mas Gagah Pergi " .Seperti memang sudah jalan hidup saya  , karena penasaran saya beli ( hasil nabung )  . Buku pertama ini menginspirasi saya berjilbab Alhamdulillah sampai bela-belain make kerudung yang sebenarnya ini mukena adik ( kekecilan )  . *tutup muka pake tas pikul * 
Karena keterbatasan sehari-hari di tempat pengungsian ( nggak punya kerudung dan nggak bisa beli ) dan belum banyak jenis seperti sekarang dan murah -meriah , saya pakai semacam selendang gituh trus nutup kepala ala mirip minang  .

Pokoknya terinspirasi sekali dengan sosok Mas Gagah bagaimana akhlaknya sampai Gita bisa berubah .Alhamdulillah saya punya abang yang tinggal di Jakarta waktu itu dan sering menyemangati untuk belajar , jadi membayangkan juga tentang sosok Mas Gagah terasa sekali sosoknya " nyata " .

Saya bahkan punya kumpulan puisi yang hanya saya simpan di diari  , buat Bunda Helvy Tiana Rosa dan Mbak Asma Nadia .Buku Mbak Asma Nadia yang saya iingat itu " Serial Aisyah Putri " .Mau ngirim ke Annida lewat email bggak bisa maklum belum tahu gimana megang keyboard komputer  hahaha jadul abis .

Lewat portal Dakwatuna saya senang sekali karena diinfokan bahwa buku " Ketika Mas Gagah Pergi " akan difilmkan oleh Cinema Picture dan sudah dalam proses Casting tetapi.....

Teman-teman bisa bergabung di grup ‪#‎KMGPKita‬ untuk mengetahui kelanjutannya dan mendukung sampai buku karya monumental ini difilmkan sesuai dengan isi bukunya .
Puisi-puisi panjang saya di diari kepada Bunda Helvy Tiana Rosa akan saya share dalam tulisan saya di " Memoar Sang Anak Pengungsi .Sebab Hidup Adalah Perjalanan.

Ketika Mas Gagah Pergi , kenanganku kembali
Sosoknya tersimpan di jejak perjalanan
Mulai Ternate sampai di ujung Aurora Norwegia
Kisahnyamelegenda dalam memoar
Aku Sang Anak Pengungsi
Sebab Hidup Adalah Perjalanan

Bergerak, kujuangkan
Inspirasi, kunantikan
Ketika Mas Gagah Pergi , kembalilah jadi cahaya dalam layar
Biar dikenang anak-cucu negeri nusantara berakhlak

Kawan....
Bila kapitalisme bicara , KMGP sang idealis
Bungkam ia dengan semangat
KMGP filmkan
Dari shaf ke shaf


Kapal-kapal selalu mengingatkan saya tentang Maluku


Norwegia di Musim Gugur

Dari kantong ukhuwah

Kawan....
Dari perantaun ke perantaun
Ternate kukenal KMGP yang menginspirasi
Bandung kubelajar KMGP yang mengapresiasi
Warsawa kuteguhkan langkah , KMGP bukan sekedar idealisme
KMGP Inspirasi yang harus diapresiasi
Ukhuwah filmkan ia kembali
Biar kukenang sosok Mas Gagah yang ruhnya menginspirasi

Raidah Athirah
Haugesund, Norwegia.

Rabu, 20 Agustus 2014

Baby Blues , Ruqyah , dan Writing Therapy

Ada yang bertanya bagaimana saya bisa menulis dengan cepat tanpa pernah terlibat secara langsung dalam pelatihan-pelatihan menulis .
Begini kronologis singkatnya ;

Setelah pindah ke Polandia dan mengalami kehamilan yang tak biasa ( baca muntah-muntah sampai melahirkan ) , shock culture dan titik puncaknya adalah setelah melahirkan.Cerita lengkapnya dalam buku " Memoar Aisha Pisarzewska , Putri Sang Perantau "

Saya sendiri tidak menyadari bahwa saya mengalami " Baby Blues " .
Dalam kasus saya Baby Blues ini kemudian berkembang menjadi " Postpartum Depression " .

Baby Blues sendiri memiliki pengertian ; perasaan sedih dan gundah yang dialami oleh sekitar 50-80% wanita setelah melahirkan bayinya.(www.tipsbayi.com).

Berikut Gejala Kasus Baby Blues Syndrome ;
Menangis tanpa sebab yang jelas
Mudah kesal
Lelah
Cemas
Tidak sabaran
Enggan memperhatikan si bayi
Tidak percaya diri
Sulit beristirahat dengan tenang
Mudah tersinggung

Sedangkan Postpartum Depression perbedaannya terletak pada frekuensi, intensitas, serta durasi berlangsungnya gejala-gejala di atas. Pada Postpartum Depression, berbagai gejala tersebut lebih sering, lebih hebat, serta lebih lama.

PPD bisa berlangsung hingga 1 tahun setelah kelahiran bayi…
Pada kasus PPD akut, si ibu bisa saja bunuh diri atau menyakiti bayinya sendiri…( pada kasus saya ; menyakiti bayi  , saya terbuka mengenai hal ini semoga jika ada yang mengalami hal yang sama , pengalaman ini bisa menjadi solusi .Allahumma fagfirlana :)


Saya berjuang keras untuk sembuh namun karena kurangnya dukungan ( lingkungan ) saya ( hampir ) dibawah ke rumah sakit jiwa  .Saya sendiri bingung untuk mengungkapkan perasaan mengenai Baby Blues ini , Abu Aisha sendiri tidak menyadari bahwa saya mengalami Baby Blues dan Postpartum Deprsession .
Abu Aisha sebisa mungkin membantu saya dengan cara berkorespondensi melalui email ke Sheik Assim Al-Hakim di Madinah terkait kasus saya ( sudah dalam tahap emergensi dalam rumah tangga ) .Hal ini dikarenakan Abu Aisha akan bekerja di Norwegia dan kekhawatiran akut meninggalkan saya bersama Aisha di Polandia yang waktu itu Aisha masih berumur beberapa bulan dengan PPD ini.
Alhamdulillah jawaban dari Sheik Assim -Al-Hakim untuk Ruqyah mulai saya praktekkan , Alhamdulillah perlahan-lahan mulai sembuh tapi tidak hilang , terkadang sedikit pemicu bisa membuat saya hilang kendali .Al-Qur'an terjemahan yang saya bawa dari Indonesia pemberian sahabat di Bandung sangat membantu menenangkan jika depresi saya mulai datang .
Atas izin Allah setelah melewati hari-hari nan melelahkan secara fisik maupun mental .Alhamdulillah , Allahu akbar , doa saya terkabul .Allah Swt membimbing saya ( mengungkapkan perasaan ) melalui tulisan mengingat saya sendiri di Polandia belum bisa bersosialisasi dan tidak ada orang terdekat yang bisa saya jadikan tempat curhat .
Saya mulai menulis rangkain peristiwa demi peristiwa dalam catatan kecil yang dikemudian hari catatan ini saya tulis ulang menjadi " Memoar " .Saya tidak tahu ada istilah Writing Therapy .
Writing Therapy menjadi solusi berikutnya karena keenggananan saya untuk mengungkapkan langsung kepada suami , keluarga serta lingkungan maupun kepada ahli ( psikolog ) serta menolak minum obat karena saya yakin saya tidak sakit .
Writing Therapy ( menurut Wikipedia ) merupakan bentuk terapi ekspresif yang menggunakan tindakan menulis dan pengolahan kata-kata tertulis sebagai terapi.Writing Therapy berpendapat bahwa dengan menulis , perasaan seseorang secara bertahap menjadi mudah untuk menguraikan perasaan trauma emosional. [1] Writing Therapy dapat berlangsung secara individual atau dalam kelompok dan dapat diberikan secara pribadi dengan seorang terapis atau jarak jauh melalui surat atau Internet.

  1. Alhamdulillah atas izin Allah saya sembuh dan kembali hidup normal .Jadi , mulailah membaca Al-Qur'an plus dengan terjemahan dan jika tidak bisa mengungkapkan kepada orang terdekat atau sahabat apa yang kita rasakan , mulailah menulis ! Insyah Allah it will help you .



Berbagi Sampai Ke Negeri Sang Paulus , Polandia

Allah Ta’ala berfirman : “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adala...