Bule juga Manusia , Makan Nasi , Minum Air "
Sampai sekarang fenomena memandang bule banyak melahirkan berbagai opini .Dan tanpa sengaja saya terdampar ( tersesat ) ke salah satu judul Yahoo yang bombastis abiissss.
" Cewek Indonesia merasa keren dapat bule, padahal 'reject-an' " .
Saya hanya mau bilang .Semua manusia itu Gagah ( kereeeen) sampai perilakunya membuat dia jadi " reject-an" .
Perempuan Indonesia dan khususnya Muslimah Indonesia yang dapat ( dinikahi) Bule itu memang Kereeeeen .Mohon maaf bukan narsis tapi realistis .
Sebagian besar mereka adalah perempuan-perempuan terdidik.Alhamdulillah .Intinya semua manusia dimana saja sama memilih pasangan /calon suami sesuai dengan latar belakang atau cita-cita yang sama.Saya dan suami tidak pernah bertemu sebelumnya.Proses perkenalan sampai menikah hanya 3 bulan.Pertemuan pertama kami ya pas hari nikah ^_^.Masha Allah grogi-grogi gimana gituh :D
Kami muslim dan kami berumah tangga dengan niat karena Allah yakni membentuk keluarga muslim.Fenomena " cewek-cewek Bule Hunter " memang ada tapi mereka adalah contoh lain yang harus ditulis terpisah .Karena bagaimanapun kata ini telah memiliki konotasi sendiri di masyarakat.
Tidak ada salahnya menggunakan Dating Site mengingat dunia sudah sangat modern tetapi tetap prinsip berhati-hati berhubungan dengan orang luar harus tetap ada ( istilahnya logikanya dipake ) :D .Seperti fenomena di Polandia hampir sebagain besar sister ( perempuan Polandia yang masuk Islam ) bahkan menggunakan Dating Site dan Media Sosial untuk mencari calon suami.Hampir semua muslimah Polandia menikah dengan laki-laki Muslim dari luar Polandia.
Menikah baik Bule maupun Pakle :D semuanya tergantung pribadi masing-masing.Punya tujuan masing-masing.Sebagai muslimah , i just wanna say " Alhamdulillah I'm Marrying Muslim man , not Marrying Bule " .
Sebagian besar mereka adalah perempuan-perempuan terdidik.Alhamdulillah .Intinya semua manusia dimana saja sama memilih pasangan /calon suami sesuai dengan latar belakang atau cita-cita yang sama.Saya dan suami tidak pernah bertemu sebelumnya.Proses perkenalan sampai menikah hanya 3 bulan.Pertemuan pertama kami ya pas hari nikah ^_^.Masha Allah grogi-grogi gimana gituh :D
Kami muslim dan kami berumah tangga dengan niat karena Allah yakni membentuk keluarga muslim.Fenomena " cewek-cewek Bule Hunter " memang ada tapi mereka adalah contoh lain yang harus ditulis terpisah .Karena bagaimanapun kata ini telah memiliki konotasi sendiri di masyarakat.
Tidak ada salahnya menggunakan Dating Site mengingat dunia sudah sangat modern tetapi tetap prinsip berhati-hati berhubungan dengan orang luar harus tetap ada ( istilahnya logikanya dipake ) :D .Seperti fenomena di Polandia hampir sebagain besar sister ( perempuan Polandia yang masuk Islam ) bahkan menggunakan Dating Site dan Media Sosial untuk mencari calon suami.Hampir semua muslimah Polandia menikah dengan laki-laki Muslim dari luar Polandia.
Menikah baik Bule maupun Pakle :D semuanya tergantung pribadi masing-masing.Punya tujuan masing-masing.Sebagai muslimah , i just wanna say " Alhamdulillah I'm Marrying Muslim man , not Marrying Bule " .
Pernikahan antar bangsa juga memperkuat rasa menghormati kita kepada tanah air.
Ini bukan merasa tapi sudah rasa .
#Rasa keren sudah teruji hidup berbeda budaya alias shock culture.
![]() |
| Alhamdulillah perjalanan kami , saya tuangkan dalam buku " Memoar Aisha Pisarzewska , Putri Sang Perantau " |
#Rasa keren sudah teruji hidup berbeda budaya alias shock culture.
#Rasa sabar dipandang sebagai perempuan " nggak baik " padahal aslinya " banyak perempuan baik-baik " Alhamdulillah
#Rasa salut ke semua perempuan Indonesia yang dinikahi bule ( banyak dari mereka adalah perempuan terdidik, muslimah kuat , dan teruji dengan semua keribetan menikah antar bangsa)
#Rasa sadar bahwa manusia dimana saja adalah sama.Ada yang baik , ada yang buruk .Bule juga manusia, suka makan nasi , dan minum air Hihihi
#Rasa menghargai bule itu wajar .Rasa mengagumi berlebihan kepada Bule sudah tak wajar .Perlu disadarkan kalau tidak yooo wish hajaaaar hihihihi diajarin Giih
#Rasa dilecehkan itu biasa.Anggap saja naik tingkat menjadi lebih baik dari yang melecehkan .
#Rasa dilecehkan itu biasa.Anggap saja naik tingkat menjadi lebih baik dari yang melecehkan .
![]() |
| Alhamdulillah bersama di Norwegia ^_^ |
Abu Aisha aka Mas Gagah dari Polandia juga makan nasi biryani ( maaf pesan sponsor ) .
Mari kita support #KMGPTheMovie
Mari kita support #KMGPTheMovie


Tidak ada komentar:
Posting Komentar