Kamis, 12 Februari 2015

Trend Standar Ganda Media Mainstream

Trend Standar Ganda Media Mainstream


Oleh : Raidah Athirah

****
Inna lillahi wa inna ilahi raji'un
" Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali ." ( Q.S Al Baqarah :156)


Anda pasti sudah paham apa yang saya maksud dengan trend .Hal yang paling menyedihkan adalah trend pelabelan .Tentu Anda masih ingat dengan peristiwa Charlie Hebdo yang semua orang di dunia ramai -ramai melabeli Muslim sebagai terorist padahal pelaku penyerangan sampai saat ini tidak pernah terlihat nyata.Kesannya peristiwa itu rekayasa berdasarkan beberapa media yang mengulasnya .

Apakah ada media yang berani mengakatan bahwa pelaku Perang Dunia II adalah Kristen ,tentu tidak bukan ? Padahal fakta justru menunjukkan sebaliknya tapi pikiran kita tidak pernah muncul pelabelan seperti itu .Mengapa bisa demikian ?


Sekali lagi karena Trend .Dan fatalnya kita yang mengaku Muslim termakan Trend yang media mainstream mainkan.
Bandingkan hari ini dengan apa yang terjadi pada tiga saudara Muslim kita .Jangankan breaking news ,judul berita pun terkesan menyembunyikan .Bila tidak menyebar di sosial media ,mungkin tidak banyak yang tahu .
Well ,mari saya uraikan kepada Anda berdasarkan pernyataan saya diatas ;
Perhatikan beberapa berita media utama 
Dan bandingkan dengan judul berita ini ;
2.Dan ini berita yang isinya provokasi ; http://shoebat.com/…/muslims-germany-take-19-year-old-preg…/ .Cenderung hoax
3.Dan berita super hoax.Peristiwa aslinya anak ini digigit anjing bukan diserang atau dipukul orang .Betapa berbahayanya bila berita ini diterjemahkan .Ujung-ujungnya adalah inilah rupa atau kelakuan Muslim.
.http://www.jewsnews.co.il/…/swedish-child-beaten-by-muslim…/.
****
Penting sekali Anda membaca berita dengan jernih .Sungguh sangat buruk bila langsung mengambil kesimpulan jelek dalam menilai saudara muslim .
Ada satu sisi yang saya hormati dari Pers Norwegia yang mana disaat hampir bersamaan berita menyebarnya Pegida ( Gerakan Anti Islam ) di beberapa negara Skandinavia .Koran atau media lokal tidak serta merta ramai menyebarkan .Seperti yang kita ketahui berita dapat melahirkan keresahan atau muncul ketakutan berlebihan di masyarakat
Sesuatu yang menjadi trend tidak lantas ditiru karena belum tentu mengandung kebenaran.
Maha benar Allah yang memberi kita petunjuk .
"Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah robah kalimat-kalimat-Nya dan Dia lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. " 
"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)" 
"Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang orang yang mendapat petunjuk. "( Q.S.Al-An'am : 115-117)
Bila trend dalam menilai yang lain bisa begitu murni ,sudah sepantasnya Anda yang mengaku Muslim memberlakukan hal yang sama .
Sungguh berbangga hati melihat munculnya jurnalis-jurnalis Islam yang hadir membela harga diri ditengah kerumunan fitnah media mainstream.
Raidah Athirah
Haugeund,Norwegia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berbagi Sampai Ke Negeri Sang Paulus , Polandia

Allah Ta’ala berfirman : “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adala...